Tidak Terima Anaknya Nikahi Janda, Seorang Ibu Keluarkan Sumpah Mengerikan!

BandarCeme | Tidak Terima Anaknya Nikahi Janda, Seorang Ibu Keluarkan Sumpah Mengerikan! – Cinta memang tidak mengenal mana benar dan mana salah. hal ini dirasakan oleh sepasang kekasih bernama Aditya Bagus Ferbrianto (27) dan Ratri Listyotini (30).

BandarCeme | Tidak Terima Anaknya Nikahi Janda, Seorang Ibu Keluarkan Sumpah Mengerikan! -

Pasangan tersebut tidak mendapat restu dari keluarga pihak laki-laki, namun mereka tetap menjalankan pernikahan pada Jumat 26 Januari 2018 siang.

Saat sedang mulai ternyata pernikahan tersebut sempat tertunda, hal itu dikarenakan ada seorang wanita paruh baya yang tak lain adalah ibunya Aditya yang mengamuk saat acara ijab kabul yang digelar disebuah rumah makan dikawasan Jajar, Kecamatan Laweyan, Solo.

Kejadian itu lalu mengagetkan para tamu undangan dan berujung kegaduhan. Akan tetapi, anggota Sat-Sabhara Polresta Solo dengan sigap langsung mengamankan pihak yang berseteru dan membawanya ke Mapolsek Laweyan untuk dilakukan proses mediasi.

Proses mediasi yang dipimpin oleh Kapolsek Laweyan, Kompol Santoso berlangsung alot. Ibunda Aditya tetap saja tidak merestui anaknya menikahi janda yang gagal membina tumah tangga sebanyak dua kali itu.

“Hingga mati pun saya tidak akan terima dia sebagai menantu,” kata Endang saat ditemui wartawan di Mapolsek Laweyan.”

Gara-Gara Aditya enggan mendenger ibunya, akhirnya Endang juga tidak menganggap Aditya sebagai anaknya lagi, bahkan mengeluarkan sumpah-sumpah yang mengerikan saat membubarkan ikrar janji suci.

Kandanamu ora keno to lhe! Rungokne kuwe, angger kuwe nekad rungokne sumpahe ibuke lhe yo! Kuwe sampek nduwe anak seko iki, ora bakal lahir dene nek iso lahir cacat sak uripe. Sumpahe mbokmu sing mbok gae loro ati! Rungokne kui wis, iki mbokmu sing tok gae loro ati sing mbrojolke kuwe!. (Kamu diperingatkan tidak bisa nak! Dengarkan, kalau kamu masih nekat, dengarkan sumpah ibumu ini! Jika kamu sampai punya anak, itu akan mati sekalian ibunya atau jika sampai melahirkan, akan cacat sepanjang hidupnya. Ini sumpah ibumu yang kamu buat sakit hati! Dengarkan itu, ini ibumu yang sudah kamu buat sakit hati dan yang melahirkanmu!,” kecam Endang.

Meski sudah disumpahin oleh ibu kandungnya. Aditya tidak peduli, dirinya tetap mengucapkan janji suci untuk mempersunting sang kekasih. Acara ijab kabul yang semula digelar disebuah rumah makan terpaksa pindah ke aula Mapolsek Laweyan.

“Kami menawarkan lokasi kepada kedua mempelai. Mereka akhirnya menggelar kegiatan ijab kabul disini,” ujar Santoso.

Setelah seluruh persiapan selesai, penghulu lalu menjalankan tugasnya. Dengan menggenggam erat tangan ayahanda mempelai perempuan, Aditya dengan lancer mengucap ijab kabul dengan satu tarikan nafas. Setelah itu, disusul dengan kata-kata “sah” dari keluarga mempelai perempuan.

“Terima kasih atas bantuannya, sehingga saya bisa menikah di sini,” kata Aditya kepada Kapolsek dan wartawan.

BandarCeme

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *